KENDAL — Kuliah umum dalam rangka Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Selamat Sri (UNISS) Kendal membahas transformasi mindset kewirausahaan melalui literasi bisnis, kepemimpinan, inovasi, dan pemanfaatan teknologi di Auditorium Universitas Selamat Sri Kendal, Sabtu (26/9/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan Galih Mandala Putra, S.Sn., M.Ds., CDM., sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, ia membahas perkembangan teknologi digital, perbedaan internet dan media sosial, pemanfaatan Artificial Intelligence (AI), serta peluang teknologi dalam mendukung aktivitas dan kewirausahaan.
Narasumber menjelaskan bahwa internet dan media sosial memiliki fungsi yang berbeda. Internet merupakan jaringan yang menghubungkan berbagai perangkat dan sumber informasi, sedangkan media sosial merupakan salah satu layanan yang memanfaatkan internet untuk memungkinkan pengguna berkomunikasi dan berbagi konten.
"AI dapat membantu membuat berbagai aktivitas menjadi lebih mudah. Namun, kemudahan tersebut perlu diikuti kemampuan untuk menggunakan AI secara tepat. Pengguna perlu tetap mengendalikan teknologi dan tidak membiarkan AI mengambil alih kemampuan manusia dalam berpikir dan mengambil keputusan”. Ucap Galih
Ia juga menyampaikan bahwa perkembangan teknologi membuat ukuran produktivitas tidak semata-mata ditentukan oleh siapa yang paling banyak bekerja, tetapi juga oleh kemampuan seseorang bekerja secara cerdas dengan memanfaatkan teknologi. Karena itu, mahasiswa perlu memahami teknologi sekaligus menggunakannya secara bijak.
Salah satu pesan yang ditekankan narasumber adalah agar teknologi tidak digunakan untuk membodohi orang lain. Teknologi, termasuk AI, perlu dimanfaatkan secara bertanggung jawab dan sesuai kebutuhan.
Dalam pemaparannya, ia juga menjelaskan Google Gemini Enterprise sebagai bagian dari perkembangan asisten virtual yang membawa perubahan dalam cara teknologi digunakan untuk membantu pekerjaan.
Selain membahas teknologi, narasumber memberikan sejumlah pandangan mengenai kewirausahaan. Menurutnya, membangun usaha tidak semata-mata berorientasi pada keuntungan finansial. Proses tersebut perlu diawali dengan niat yang baik, mental yang baik, serta pola pikir yang mendukung keberlanjutan usaha.
Perwakilan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP), misalnya, menampilkan karakter yang berkaitan dengan profesi wartawan, gubernur, kepala desa, dan perangkat desa. Fakultas Teknik dan Rekayasa menampilkan kreativitas yang berkaitan dengan bidang bangunan, sedangkan fakultas lain menampilkan identitas yang berkaitan dengan bidang keilmuannya masing-masing.
Rangkaian kegiatan tersebut memberikan pengalaman kepada mahasiswa baru untuk mengenal kehidupan kampus melalui materi, interaksi, dan kegiatan yang melibatkan peserta secara langsung. Kuliah umum dan kegiatan pendukung menjadi bagian dari pengenalan pentingnya literasi bisnis, kepemimpinan, inovasi, kreativitas, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi menuju generasi unggul 2045.
***
Oleh: Dewi Kumala Sari
