Pagelaran Seni “Seni untuk Perubahan” UNISS Tampilkan Harmoni Budaya, Seni, dan Inovasi Akademik





KENDAL – Universitas Selamat Sri (UNISS) Kendal melalui Yayasan Wakaf Selamat Rahayu menyelenggarakan Pagelaran Seni bertajuk “Seni untuk Perubahan” pada Senin, 2 Februari 2026, bertempat di Auditorium Universitas Selamat Sri Kendal. Kegiatan yang terbuka untuk umum ini dihadiri sekitar 350 peserta, yang terdiri atas santri Pondok Modern Selamat (PMS) serta mahasiswa dari berbagai fakultas di lingkungan UNISS.

Pagelaran seni yang dikemas dalam konsep Loka Karya ini menjadi ajang kolaborasi lintas fakultas yang mengintegrasikan seni, budaya, dan inovasi akademik. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan potensi akademik dan kreativitas sivitas akademika UNISS kepada masyarakat luas, sekaligus memperkuat identitas budaya dalam lingkungan pendidikan tinggi.

Rangkaian acara diawali dengan penampilan UKM Rebana Zahrotus Samawiyah UNISS yang menyuguhkan lantunan musik rebana bernuansa religius. Penampilan tersebut membuka suasana khidmat sekaligus hangat, mencerminkan nilai-nilai spiritual yang menjadi bagian dari karakter institusi.

Kontribusi seni juga ditampilkan oleh santri Pondok Modern Selamat (PMS) yang menyuguhkan beragam karya dan pertunjukan. Para santri menggelar pameran lukisan yang menampilkan ekspresi kreatif dan nilai estetika, serta menampilkan seni rebana, menyanyi, dan menari. Penampilan santri PMS ini mendapat perhatian peserta karena mencerminkan perpaduan pendidikan pesantren dengan pengembangan bakat seni dan budaya.

Selanjutnya, Fakultas Psikologi menampilkan psikodrama yang menggambarkan dinamika kejiwaan, relasi sosial, serta refleksi persoalan kehidupan sehari-hari. Pertunjukan ini mendapat apresiasi dari peserta karena mampu menyampaikan pesan edukatif melalui pendekatan seni peran yang komunikatif.

Dari bidang kreatif, Fakultas Desain Komunikasi Visual (DKV) menyajikan kegiatan lukis mural yang dilakukan secara langsung serta presentasi pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan Artificial Intelligence (AI) dalam proses desain. Penampilan ini menunjukkan adaptasi dunia akademik terhadap perkembangan teknologi digital dan industri kreatif.

Sementara itu, Fakultas Hukum menghadirkan pembacaan puisi karya Sinak Sinong Kendal yang sarat dengan nilai refleksi sosial dan kearifan lokal. Nuansa budaya semakin kuat dengan penampilan seni musik gambus dari Fakultas Agama Islam, yang menampilkan harmoni seni Islami dan tradisi.

Kontribusi akademik juga ditunjukkan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, yang mempresentasikan gagasan inovasi pelayanan publik disertai pemutaran film bertema sosial. Melalui penampilan ini, peserta diajak memahami peran ilmu sosial dalam menjawab persoalan masyarakat.

Di bidang teknologi dan rekayasa, Fakultas Teknik dan Rekayasa memamerkan maket gedung serta hasil manufaktur sebagai wujud penerapan ilmu teknik secara praktis. Adapun Fakultas Ekonomika dan Bisnis menutup rangkaian penampilan dengan galeri investasi, yang bertujuan meningkatkan literasi keuangan dan pemahaman dasar investasi bagi mahasiswa dan pelajar.

Rektor Universitas Selamat Sri, Prof. Dr. Ismawati, M.Ag, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pagelaran Seni Loka Karya merupakan bagian dari upaya UNISS dalam membangun pendidikan yang menyeluruh dan berimbang. Menurutnya, perguruan tinggi tidak hanya berfungsi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai ruang tumbuhnya kreativitas, karakter, dan apresiasi terhadap budaya.

“UNISS berkomitmen menciptakan ruang bagi mahasiswa untuk mengekspresikan potensi akademik dan nonakademik secara seimbang. Melalui Loka Karya, kami ingin menunjukkan bahwa seni, budaya, dan inovasi dapat berjalan seiring dalam proses pendidikan,” ujar Prof. Dr. Ismawati, M.Ag.

Ketua Panitia Pagelaran Seni Loka Karya, Nahar Surur, M.H., menambahkan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai sarana kolaboratif antarunit dan fakultas di lingkungan UNISS, termasuk sinergi dengan Pondok Modern Selamat.

“Pagelaran Seni Loka Karya kami rancang sebagai ruang temu antara seni, budaya, dan keilmuan. Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat melihat secara langsung potensi setiap fakultas di UNISS dan kreativitas santri PMS, sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya dan inovasi karya anak bangsa,” ungkap Nahar Surur.

Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin tahunan yang mampu memperkuat sinergi antara Universitas Selamat Sri dan Pondok Modern Selamat, serta memperluas keterlibatan masyarakat dalam kegiatan akademik dan budaya.

Pagelaran Seni “Seni untuk Perubahan” diharapkan tidak hanya menjadi hiburan edukatif, tetapi juga menjadi media pembelajaran kontekstual yang memperkaya wawasan peserta mengenai peran perguruan tinggi dan lembaga pendidikan pesantren dalam pengembangan seni, budaya, dan inovasi di era modern.



Rep: Melinda

Editor: Siti Rohmah




Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama